Hueaaahh………udah lama banget t33d ngga pernah update blog ini. So many things happened in the past few months. Salah satu yang paling maknyus adalah t33d belajar untuk pindah kuadran. For those who never read about cashflow quadrants, in my opinion you should search it in goggle.
Dan sebenernya ngga usah khatam bukunya juga pasti kita sempat terfikir untuk *istilahnya bebas gajian. Atau cari tambahan penghasilan yang cukup untuk beli sekarung beras dan BMW 760i. Topik berbisnis pun tiba-tiba menjadi hangat setiap kali The Rangers kumpul. Yang jadi pertanyaan, bisnis apa yang ngga perlu modal besar tapi laku di bekasi. “Jadi tukang pijit aja mas” kata si Bonnet sok memberikan ide cemerlang. Modalnya cuma minyak angin dan kaca mata item. Kurang apa lagi, tampang udah cocok. Dan kalo ada yang dateng tinggal bilang “Ahh… ..ini sih biasa, palingan cuma masuk angin” – saat itu juga gue langsung menyuruh Bonnet beli’in rokok di Alas Roban dan berdoa agar gadis imut-imut itu nyasar beberapa hari aja. Masak sarjana computer yang punya CCNA di suruh jadi tukang pijit *sempet terpikir jadi dukun palsu sih……
Pada saat itu kita terfikir untuk membuka toko Tamiya di Jayen bekasi. Negosiasi tempat, contact suppliers maenan, perhitungan margin, sampai THR karyawan sudah di fikirkan. Satu hal yang paling fatal terlupakan. Modalnya dari mana */jebbburrrrr. Ngga sedikit uang yang akan di tanamkan di situ bahkan bisa untuk beli sekian belas Blackberry untuk mejeng di Mol.
Memang segala sesuatu yang di awali dengan niat yang baik, insyaallah ada jalannya – atau kita cari jalannya. Bahkan seorang teman rela menjual motornya hanya untuk tambahan modal. Tapi dia tetap tersenyum, Lha wong motornya banyak. Rumahnya aja udah kayak parkiran motor.
“Buka warnet aja yuk” ide spontan si Lanoz, karena banyak orang tergila-gila facebook. Bak gayung bersambut, rumput bergoyang, langit terbuka cerah *lebayyy. Ide itu di setujui kawan2 lainnya. Cuma gue yang bengong, terbayang “Selamat tinggal rendang, ayam bakar, dan bebek goreng. Aku hanya akan makan mie instant seperti dahulu kala .…..hiks”.
Dan beberapa minggu kemudian, kami mendengar ada lelang computer. Yah….worth to try lah…. Kalo dapet syukur, kalo ngga dapet guling-gulingan di pasir. Lucky for us, we got it. Beberapa kita jual lagi untuk tambahan kas.
Dari sini, lembaran baru di mulai…… *dari lebaran taun lalu juga udah ngomong begini deh :p


sabar mas…
dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan
semangat ya!
Comment by free FONT — 25 April 2010 @ 3:29 pm |